PKPM NUKU YOGYAKARTA

Perkumpulan Keluarga Pelajar Mahasiswa Nuku Yogyakarta Berkolaborasi dengan IKPM Taman Pelajar Aceh Yogyakarta Memperingati Hari Jadi Tidore Ke 917

Perkumpulan Keluarga Pelajar  Mahasiswa Nuku Yogyakarta Berkolaborasi dengan IKPM Taman Pelajar Aceh Yogyakarta Memperingati Hari Jadi Tidore Ke 917
Perkumpulan Keluarga Pelajar Mahasiswa Nuku Yogyakarta Berkolaborasi dengan IKPM Taman Pelajar Aceh Yogyakarta Memperingati Hari Jadi Tidore Ke 917

Hari Jadi Tidore merupakan peringatan hari bersejarah yang menandai lahirnya Tidore Kepulauan sebagai bagian dari perjalanan panjang peradaban di Maluku Utara. Perkumpulan Keluarga Pemuda Mahasiswa (PKPM) Nuku dan Taman Pelajar Aceh Yogyakarta, dengan antusias menjalin sinergi kolaborasi erat bersama dalam menyukseskan peringatan Hari Jadi Kota Tidore yang ke-917, sebuah perayaan khidmat atas sejarah dan peradaban yang kaya di bumi Maluku Utara yang bertempat di Bale Gading Asrama Putri Aceh Yogyakarta.

Siti Chumairah Anwar sebagai Ketua panitia menyampaikan : perlu di ketahui secara Bersama, Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk memperingati hari jadi Tidore yang ke 917 tahun.

Tidore memiliki sejarah yang kaya sebagai salah satu kesultanan Islam tertua di Nusantara, yang berperan penting dalam perdagangan rempah-rempah serta interaksi budaya dan politik di kawasan timur Indonesia. Hari Jadi Tidore dirayakan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, mempertahankan nilai-nilai budaya, serta memperkuat identitas masyarakat Tidore di tengah perkembangan zaman. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan dan pencapaian yang telah diraih, sekaligus mempererat persatuan masyarakat dalam membangun Tidore yang lebih maju dan sejahtera.
Kegiatan ini dilakukan oleh pkpm Nuku Yogyakarta yang berkolaborasi dengan taman pelajar Aceh sebagai bentuk pelestarian budaya leluhur yang di garap dalam bentuk seni pertunjukan .

Tujuan dari kegiatan ini sebagai berikut:
- merawat dan melestarikan budaya Tidore ditanah rantaun.
- mempromosikan tradisi Tidore dikanca nasional maupun internasional.
- Terjalinnya silaturahim antara mahasiswa Tidore yang berada di Yogyakarta
- Terjalin kolaborasi dengan IKPM Aceh sebagai Langkah awal untuk memperkuat tali persaudaraan antara mahasiswa lintas organisasi.

Saya atas nama ketua panitia, mengucapkan terimakasih banyak kepada taman pelajar Aceh yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.
Saya mewakili jajaran kepanitian mengucapkan banyak" terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang sudah berkenang hadir dalam acara ini.

Untuk mengakhiri sambutan ini saya meminjam kalimat
" INO NGONE MA POLU, MARIMOI NYINGA SE GOGAHI, SOGOLIHO KIE SE GAM MA CAHAYA"
Yang memiliki arti
"Mari kita berkumpul satukan hati, pikiran dan gagasan untuk Tidore yang cemerlang"


Ketua Umum Taman Pelajar Aceh, Muhammad Mufariq Muchlis menyampaikan bahwa Aceh dan Tidore memiliki bara semangat yang sama dalam memperjuangkan hak-haknya. Beliau mengapresiasi setinggi-tingginya antusiasme semua pihak dalam merayakan dan menghidupkan kembali kekayaan kebudayaan yang diwariskan. Fariq juga menyerukan agar momentum peringatan ini menjadi inspirasi untuk bersama-sama menciptakan kejayaan di masa depan. "Selamat Hari Jadi Tidore ke-917," pungkasnya dengan penuh harap.

Ketua PKPM Nuku, Afdhan Abdullatif, menegaskan bahwa 917 tahun, sebuah angka yang tidak sekadar mencerminkan lamanya waktu, tetapi juga dalamnya sejarah. Tidore bukan hanya sebuah kota, bukan sekadar pulau kecil di timur Indonesia. Ia adalah saksi perjalanan panjang peradaban, pusat kekuasaan, dan lebih dari itu pijar perdagangan rempah.

Dan yang membuat malam ini semakin berkesan adalah kehadiran saudara-saudari kita dari Taman Pelajar Aceh Yogyakarta yang bersama sama PKPM Nuku untuk memperingat HJT 917

Ketika teman-teman melihat peta Indonesia, Aceh dan Tidore, dua wilayah yang secara geografis berada di dua ujung Nusantara—barat dan timur—namun memiliki satu benang merah yang kokoh: semangat perjuangan.