PKPM NUKU YOGYAKARTA

Kongres XXII PKPM NUKU Yogyakarta Tetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum Periode 2025–2026

Kongres XXII PKPM NUKU Yogyakarta Tetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum Periode 2025–2026
Kongres XXII PKPM NUKU Yogyakarta Tetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum Periode 2025–2026

Yogyakarta, Perkumpulan Keluarga dan Mahasiswa Nuku (PKPM NUKU) Yogyakarta telah sukses menyelenggarakan Kongres PKPM NUKU Yogyakarta ke-XXII yang dirangkaikan dengan Simposium Kepemimpinan. Kegiatan ini dilaksanakan di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta dan berlangsung sejak 16 Januari hingga 22 Januari, mengalami perpanjangan waktu dari jadwal awal karena dinamika dan pendalaman materi sidang.

Meskipun berlangsung lebih lama dari rencana semula, seluruh rangkaian kongres dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan demokratis. Kongres ini menjadi forum tertinggi organisasi dalam mengevaluasi kinerja kepengurusan, merumuskan arah kebijakan organisasi, serta menetapkan kepemimpinan periode selanjutnya.

Salah satu hasil utama Kongres XXII adalah terpilihnya Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum PKPM NUKU Yogyakarta periode 2025–2026. Selain itu, kongres juga menetapkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus PKPM NUKU Yogyakarta periode 2024–2025 diterima dengan catatan, sebagai bentuk evaluasi konstruktif terhadap jalannya roda organisasi.

Pada Sidang Pleno III, peserta kongres secara mendalam membahas dan menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) serta arah kebijakan organisasi. Pembahasan ini dipandang strategis karena GBHO dan arah kebijakan menjadi landasan umum yang menggarisbawahi arah, tujuan, dan program PKPM NUKU Yogyakarta ke depan. Dalam rumusan tersebut, disepakati tiga bidang utama yang akan menjadi pilar penguatan organisasi, yaitu Bidang Pengembangan Aparatur Organisasi, Bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Desain, serta Bidang Minat dan Bakat, yang diharapkan dapat saling bersinergi membangun PKPM NUKU Yogyakarta secara berkelanjutan.

Selain itu, kongres juga menghasilkan rekomendasi organisasi berupa pembentukan forum alumni resmi yang terstruktur. Rekomendasi ini ditujukan untuk memperkuat jaringan dan ikatan kekeluargaan PKPM NUKU Yogyakarta yang telah memasuki usia 30 tahun sejak berdiri. Kongres juga menyepakati pembaruan AD/ART yang menegaskan transformasi budaya kekeluargaan PKPM NUKU menjadi lebih profesional, dengan menempatkan setiap anggota sebagai subjek aktif organisasi, bukan sekadar objek.

Rangkaian kegiatan kongres diawali dengan Simposium Kepemimpinan yang berlangsung dengan baik dan diikuti secara antusias oleh peserta. Dalam simposium tersebut, pemateri menekankan bahwa kepemimpinan merupakan nilai yang harus ditanamkan dalam diri setiap anggota, dengan meneladani spirit kepemimpinan Sultan Nuku yang secara sadar melakukan perlawanan terhadap kebodohan dan ketertindasan sebagai bagian dari tanggung jawab moral seorang pemimpin.

Ketua Umum PKPM NUKU Yogyakarta terpilih, Nurfina Ahmad, menyampaikan bahwa PKPM NUKU harus menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh anggota.
“PKPM NUKU harus menjadi ruang belajar bersama, tempat setiap anggota tanpa memandang usia dan jabatan dapat berproses dan berkembang. Fokus kepemimpinan saya adalah meningkatkan kapasitas seluruh anggota, karena saya meyakini setiap anggota memiliki potensi yang perlu dibuka melalui kepercayaan dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kongres XXII dan Simposium Kepemimpinan ini diikuti oleh sekitar 28 peserta yang merupakan perwakilan unsur organisasi PKPM NUKU Yogyakarta. Hasil-hasil kongres diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi penguatan tata kelola organisasi serta keberlanjutan PKPM NUKU Yogyakarta di masa mendatang.